“Kita berupaya minimal membuat masyarakat bisa mencapai medium skill. Kami jelas sayang warga kita, peluang kerja di luar negeri terbuka luas, jadi jangan berangkat secara non prosedural,” tegas Syachrul.
Ia menambahkan, peluang ke sejumlah negara maju sebenarnya sangat banyak. Lewat pelatihan dan prosedur yang benar, kesempatan itu bisa diraih dengan lebih aman.
“Yang mau ke luar negeri bisa melalui kami supaya bisa secara prosedural. Banyak sekali peluang kerja seperti ke Jepang, Jerman, dan Amerika,” katanya lagi.
Jadi, intinya pemerintah ingin memastikan warga kita punya bekal cukup. Tak cuma sekadar diantar, tapi juga punya skill yang kompetitif. Semoga saja rencana yang masih dibahas ini bisa segera terealisasi dengan baik.
Artikel Terkait
Kesibukan Bukan Alasan: Persahabatan yang Mati Pelan-Pelan di Era Modern
Kemiskinan di Tanah Kaya: Siapa yang Menikmati Emas dan Nikel Indonesia?
Bibit Siklon di Selatan Banten: Ombak 6 Meter dan Hujan Lebat Mengancam
Generasi Muda AS Serukan: Kalian Bukan Umat Pilihan, Kalian Iblis