Di lapangan, tim gabungan bekerja tanpa henti. Mereka memantau perkembangan 24 jam sehari, berkoordinasi dengan banyak pihak untuk memetakan titik-titik yang paling membutuhkan.
“Tim kita di sana bekerja 24 jam. Ada tim balai monitoring bersama Satgas yang dibentuk bersama operator seluler. Pemantauan kita lakukan bersama BNPB, Pemda, serta posko TNI-Polri untuk mendeteksi di mana sinyal sangat dibutuhkan,” tuturnya.
Hingga kini, data terbaru menunjukkan 3.413 BTS sudah kembali aktif. Angka itu setara dengan sekitar 52 persen dari total baru separuh jalan.
“Sekarang yang aktif jumlahnya 3.413, sekitar 52 persen. Baru separuhnya,” ungkap Nezar.
Evaluasi tentu akan terus berjalan. Harapannya sederhana: begitu listrik pulih sepenuhnya, jaringan telekomunikasi bisa menyusul.
“Kita evaluasi terus. Dan kita berharap kalau jaringan listrik bisa pulih 100 persen, semuanya akan lebih cepat,” pungkasnya menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Gus Yaqut Bantah Keras Soal Kuota Haji Usai Diperiksa KPK
Kejari Sleman Tutup Perkara Hogi Minaya, Penuntutan Dihentikan Demi Hukum
Tabung Pink Misterius di TKP Meninggalnya Lula Lahfah Berisi Gas Nitrous Oxide
Misteri Kematian Lula Lahfah: Kasus Ditutup Tanpa Autopsi