Di sisi lain, tangis pilu juga datang dari Endang, 69 tahun. Ia duduk sendiri di depan lobi, tatapannya kosong menatap langit. Dia adalah ayah dari Ervina, salah satu korban.
Sebelumnya, Endang sempat bercerita tentang harapannya yang sederhana sekaligus mendesak. Ia ingin putrinya segera bisa dibawa pulang.
Harapan itu menggantung, sama seperti perasaan puluhan keluarga lain di sana. Mereka hanya bisa pasrah, berdoa, dan terus menunggu di bawah terik matahari yang seakan tak peduli.
Artikel Terkait
Andrea Kimi Antonelli Raih Kemenangan Perdana F1 di Shanghai, Mercedes Dominasi Podium
Lebih dari 24 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
Berbuka Puasa di Denpasar Hari Ini Pukul 18.36 WITA
Bamsoet Ingatkan Wacana KPU sebagai Pilar Keempat Perlu Kajian Mendalam