Senin lalu, suasana di salah satu desa terdampak banjir di Aceh Tamiang mendadak berubah. Anies Baswedan datang. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyambangi korban bencana di daerah yang disebut-sebut sebagai salah satu titik terparah.
Kunjungannya bukan sekadar seremonial. Anies, yang juga mantan calon presiden, turun langsung membawa bantuan logistik. Tapi lebih dari itu, ia datang untuk bertemu, menyapa, dan memberi semangat pada warga yang masih berjuang di pengungsian.
Yang menarik perhatian justru momen sederhana di sela kunjungan itu. Di tengah tenda pengungsian, Anies menyempatkan diri duduk dan bercerita pada anak-anak. Kelelahan dan kesedihan yang terpancar di wajah mereka perlahan sirna, berganti tawa dan senyum lebar. Hanya dengan sebuah dongeng, suasana berat itu terpecah.
Momen hangat itu tak berlalu begitu saja. Anies mengabadikannya di akun media sosialnya.
"Dongeng dari tepi Sungai Tamiang, Dusun Landuh, Aceh…," tulisnya di platform X, Selasa (9/12/2025).
Unggahan video singkat itu langsung menyebar. Banyak yang tersentuh. Salah satunya datang dari akun @primawansatrio yang memberikan komentar panjang.
"Nonton ini sampai 5 menit beres. Bercerita di tenda pengungsian hanya bisa dilakukan oleh orang yang punya empati yang baik. He will be our forever biggest if. Jadi nangis dikit," tulisnya.
Respon seperti itu sepertinya menggambarkan apa yang dirasakan banyak netizen. Di tengah hiruk-pikuk politik, aksi sederhana di pinggir sungai yang meluap itu menyentuh sisi humanis yang kerap terlupa. Sebuah interaksi yang mungkin kecil, tapi punya arti besar bagi mereka yang sedang terdampak.
Artikel Terkait
Truk Tangki Modifikasi Muat 5 Ton Solar Terguling, Puluhan Kecelakaan Beruntun di Bangkalan
Polisi Bongkar Judi Online Skala Besar di Batam, Dua Tersangka Kelola Lebih dari 200 Ribu Akun
Penundaan 11 Jam Sriwijaya Air SJ-581, Penumpang Mengeluhkan Minimnya Kompensasi dan Komunikasi
PSM Makassar Kalahkan Bhayangkara 2-1, Modal Penting Jauhi Zona Degradasi Liga 1