Meriahkan Natal dan Tahun Baru, Kodim Yahukimo Gelar Lomba Panahan Tradisional
Suasana di Lapangan Desa Sokamu, Distrik Dekai, terasa berbeda pada Selasa (9/12/25) lalu. Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kodim 1715/Yahukimo justru mengadakan sebuah acara yang sarat akan nilai sejarah: lomba panahan tradisional.
Letkol Inf Didiet Trilaksono, Dandim setempat, hadir langsung memantau kegiatan. Didampingi Danramil 1715-06 Kapten Inf Masrun, ia menjelaskan alasan di balik pemilihan lomba ini. Bukan sekadar untuk meriahkan hari besar, panahan punya cerita panjang dalam perjuangan bangsa.
"Selain bambu runcing, masyarakat kita dulu juga banyak mengandalkan panah saat melawan penjajah. Sampai akhirnya kemerdekaan bisa kita raih," ujarnya.
Ia melanjutkan, di sisi lain, kegiatan seperti ini juga penting sebagai wadah positif bagi para penghobi. Jadi, ada dua manfaat sekaligus yang didapat: merawat sejarah dan menyalurkan bakat.
Dan antusiasme masyarakat Yahukimo ternyata luar biasa. Menurut penuturan Dandim, acara yang digelar itu berhasil menarik minat sepuluh tim panahan untuk turun langsung berlomba.
"Alhamdulillah responnya cukup tinggi. Ada sepuluh tim yang ikut serta," ungkapnya, terlihat puas dengan sambutan hangat tersebut.
Melihat semangat yang menggebu itu, pihak Kodim punya rencana ke depan. Mereka berencana menjadikan lomba panahan tradisional ini sebagai agenda tahunan. Tujuannya jelas: selain melestarikan olahraga warisan leluhur, juga untuk mengenalkan kembali alat-alat tradisional kepada generasi sekarang, khususnya di tengah gempuran zaman yang serba modern.
Artikel Terkait
PGR Sulsel Resmi Kantongi SKT dari Kemenkum, Targetkan Ikut Pemilu 2029
PNUP Jatuhkan Sanksi Berlapis ke Dosen Terbukti Kekerasan Seksual, Turun Pangkat hingga Dilarang Masuk Kampus
Orang Tua Kapten Kapal MT Honour 25 Cemas, Pemerintah Upayakan Mediasi dengan Perompak Somalia
Pria Diduga Gangguan Jiwa Gali Makam di Simalungun, Jenazah Korban Ditemukan 15 Meter dari Liang Lahat