Kasus penipuan yang melibatkan Wedding Organizer Ayu Puspita ternyata kian merembet. Tak cuma para calon pengantin yang merasa ditipu, rupanya para vendor pun ikut mengadu. Mereka juga melaporkan kerugian yang serupa ke pihak berwajib.
Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, saat jumpa pers di Mapolres setempat, Selasa (9/12) lalu.
“Nah itu termasuk juga ada, tadi ada dari salah satu vendor juga yang melaporkan belum dibayar juga,” ujar Onkoseno.
“Itu ada susulan. Jadi, selain korban ini, selain konsumen, juga ada dari pihak vendor,” lanjutnya menerangkan.
Soal bentuk kerugian, rinciannya cukup membuat hati miris. Ada korban yang di hari bahagianya justru harus berhadapan dengan masalah katering yang tak kunjung datang. Padahal, uang untuk pesanan itu sudah dibayar lunas jauh-jauh hari.
“Ya ada item-item yang lain yang pada intinya tidak diadakan, padahal itu sudah dibayar,” kata Onkoseno singkat.
Murahnya yang Menjebak
Lalu, apa sih yang bikin banyak orang tertarik? Ternyata jawabannya klasik: harga promo yang menggiurkan. Menurut Onkoseno, inilah salah satu modus andalan tersangka untuk menjaring korbannya.
Artikel Terkait
Gelombang Mundur di OJK dan BEI, Isu Free Float Diduga Jadi Pemicu
Kaesang Menangis di Panggung Rakernas, Janjikan PSI Akan Jadi Partai Besar
Botol Pink Kosong dan Misteri N2O dalam Kasus Lula Lahfah
Polisi Ungkap Kronologi Terakhir Lula Lahfah, dari Kafe hingga Ditemukan Meninggal