Senin malam (8/12) jadi malam yang mencekam bagi sebagian warga Jepang. Tepatnya pukul 23.15 waktu setempat, bumi berguncang hebat. Gempa berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang kawasan lepas pantai timur Prefektur Aomori.
Getarannya terasa sangat kuat. Di Hachinohe, Aomori, guncangan tercatat mencapai skala intensitas 6 . Rasanya luar biasa. Tak jauh dari sana, Kota Oirase dan Hashikami merasakan guncangan skala 6-. Sementara itu, warga Noheji merasakan getaran dengan skala 5 .
Guncangan itu bahkan merambat ke prefektur lain. Di Hakodate, Hokkaido, dan Karumai di Iwate, orang-orang juga merasakan gempat dengan intensitas yang sama, 5 .
Namun begitu, ancaman sesungguhnya datang dari laut. Gempa kuat di bawah laut itu langsung memicu peringatan tsunami. Badan Meteorologi Jepang (JMA) dengan sigap mengeluarkan peringatan untuk wilayah pesisir Aomori, Iwate, dan Hokkaido.
Di sisi lain, tak cuma tiga prefektur itu yang harus waspada. JMA juga menyebarkan peringatan waspada tsunami untuk Miyagi dan Fukushima. Sebuah langkah antisipasi yang wajar, mengingat sejarah kelam kawasan tersebut dengan gelombang besar.
Artikel Terkait
25 Kilogram Kokain Diamankan di Pesisir Selayar, Diduga Bagian Jaringan Internasional
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Pemudik dengan Asuransi Rp20 Juta
Pemkot Makassar Izinkan Takbiran di Lingkungan, Larang Konvoi dan Petasan
Lebaran 2026: Kekuatan Ucapan Tulus Jembatani Jarak dan Pererat Silaturahmi