Rico tegas. Jabatan Kepling tersebut akhirnya dicopot. "(Sanksi) dicopotlah, karena itu kan melakukan kesalahan," tegasnya.
Ia juga menyampaikan peringatan keras. Rico sama sekali tak bermain-main jika ada bawahannya yang ketahuan menyelewengkan bantuan, apalagi di saat warga sedang susah. "Saya tekankan, saya tidak mau ada kejadian-kejadian terutama Kepling, lurah memain-mainkan bantuan yang akan kita berikan kepada masyarakat," ujar Rico.
"Sekali lagi saya tekankan, saya tidak main-main. Misalnya kalau yang bersangkutan ikut-ikut bermain pasti saya tegur."
Insiden ini bermula dari banjir besar yang melanda Medan akhir November lalu. Banyak wilayah terendam, rumah-rumah penuh lumpur. Keadaan itu membuat warga benar-benar bergantung pada bantuan makanan dan kebutuhan mendesak lainnya. Dan di tengah kondisi semacam itulah, aksi oknum ini terjadi.
Artikel Terkait
Bareskrim Bongkar Modus Proyek Fiktif Fintech DSI, Kerugian Tembus Rp 2,4 Triliun
Calvin Khoe: MUN Bukan Cuma untuk Kampus, Saatnya Masuk ke Sekolah Negeri
Malaysia Buka Suara Soal Tiga Desa Nunukan yang Pindah ke Wilayahnya
Daan Mogot Kembali Normal, Genangan Setelah Hujan Deras Akhirnya Surut