Mayat Guru Dibawa Boncengan Motor, Kaki Terseret Aspal

- Senin, 08 Desember 2025 | 16:42 WIB
Mayat Guru Dibawa Boncengan Motor, Kaki Terseret Aspal

Sabtu malam lalu (6/12), suasana mencekam menyelimuti kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Di sana, seorang perempuan berusia 41 tahun ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan: tangannya terikat. Korban adalah Arifianti, seorang guru di sebuah SD swasta di Depok.

Kisahnya jadi semakin mencekam. Menurut sejumlah saksi, ada seseorang yang nekat membawa mayat Arifianti dengan sepeda motor. Tubuh korban diikat pakai tali, diboncengkan begitu saja. Bahkan, seorang pengendara motor lain sempat menegur pelaku karena melihat kaki korban terseret di aspal. Bayangkan saja, pemandangan yang sungguh mengerikan di tengah jalan.

Agus, suami almarhumah, berbicara pada Senin (8/12). Ia mengungkapkan perkembangan penyelidikan.

"Polisi sudah masuk ke tahap mengkerucutkan seseorang atau pelaku, jadi ya mereka sedang berjuang keras,"

Menurut Agus, petugas dari Polres Bogor dan Polsek Gunung Putri telah mengantongi sejumlah informasi penting.

"Hari ini sedang mencari sosok ini," ujarnya lagi.

Harapannya sederhana namun mendalam.

"Harapan kami, pelaku ketemu, diperlakukan seadil-adilnya," kata Agus.

Harta Korban Hilang

Di sisi lain, Agus menduga ada motif perampasan dalam tragedi ini. Ia berasumsi harta istrinya lenyap, setidaknya sebuah ponsel.

Rasa curiganya muncul setelah polisi melakukan pencarian.

"Asumsi saya barang tidak ditemukan, kenapa, karena kemarin itu polisi mencari barang bukti di rumah kontrakan kami, barang buktinya tidak ada hanya ada dusnya. Dusnya itulah yang dipakai sebagai barang bukti,"

Jelasnya, yang tersisa hanyalah kotak kosong. Fakta itu semakin menguatkan dugaan bahwa barang berharga korban telah raib dibawa pelaku.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar