Sabtu malam lalu (6/12), suasana mencekam menyelimuti kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Di sana, seorang perempuan berusia 41 tahun ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan: tangannya terikat. Korban adalah Arifianti, seorang guru di sebuah SD swasta di Depok.
Kisahnya jadi semakin mencekam. Menurut sejumlah saksi, ada seseorang yang nekat membawa mayat Arifianti dengan sepeda motor. Tubuh korban diikat pakai tali, diboncengkan begitu saja. Bahkan, seorang pengendara motor lain sempat menegur pelaku karena melihat kaki korban terseret di aspal. Bayangkan saja, pemandangan yang sungguh mengerikan di tengah jalan.
Agus, suami almarhumah, berbicara pada Senin (8/12). Ia mengungkapkan perkembangan penyelidikan.
"Polisi sudah masuk ke tahap mengkerucutkan seseorang atau pelaku, jadi ya mereka sedang berjuang keras,"
Menurut Agus, petugas dari Polres Bogor dan Polsek Gunung Putri telah mengantongi sejumlah informasi penting.
"Hari ini sedang mencari sosok ini," ujarnya lagi.
Harapannya sederhana namun mendalam.
"Harapan kami, pelaku ketemu, diperlakukan seadil-adilnya," kata Agus.
Harta Korban Hilang
Di sisi lain, Agus menduga ada motif perampasan dalam tragedi ini. Ia berasumsi harta istrinya lenyap, setidaknya sebuah ponsel.
Rasa curiganya muncul setelah polisi melakukan pencarian.
"Asumsi saya barang tidak ditemukan, kenapa, karena kemarin itu polisi mencari barang bukti di rumah kontrakan kami, barang buktinya tidak ada hanya ada dusnya. Dusnya itulah yang dipakai sebagai barang bukti,"
Jelasnya, yang tersisa hanyalah kotak kosong. Fakta itu semakin menguatkan dugaan bahwa barang berharga korban telah raib dibawa pelaku.
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Guru yang Beri Inspirasi dan Nilai Tak Tergantikan oleh AI
Pemkot Brebes Ancam Pecat ASN yang Bolos 12 Hari Tanpa Keterangan
PTDI Klaim Pesawat N-219 Solusi Tepat untuk Konektivitas Daerah Terpencil dan Kepulauan
Polda Kepri Bongkar Impor Ilegal Ratusan Pakaian dan Sepatu Bekas Asal Singapura, Tiga Tersangka Diamankan