Suasana di Jalan Beton, Kayu Putih, mendadak ricuh kemarin. Sejumlah orang berkerumun di depan sebuah usaha wedding organizer, menuntut hak mereka. Dari video yang beredar, terlihat jelas mereka meminta pengembalian uang. Pasalnya, janji katering untuk acara pernikahan mereka tak kunjung dipenuhi oleh pihak WO.
Gara-gara aksi warga ini, Polres Jakarta Timur pun turun tangan. Mereka langsung mendatangi lokasi untuk meredakan keadaan. Bahkan Kapolresnya, Kombes Alfian Nurizal, datang sendiri ke tempat kejadian. Di tengah kerumunan yang masih emosional, Alfian terlihat berbincang, berusaha menenangkan.
"Kami merespons cepat aduan masyarakat soal dugaan penipuan wedding organizer ini," ujar Alfian.
Ia menjelaskan, tujuannya ke lokasi adalah memastikan situasi tetap kondusif dan tidak berujung anarki.
Menurut penuturannya, massa yang berkumpul bisa mencapai 200 orang. Mereka semua merasa dirugikan. Suasana sempat memanas, tuntutan dilayangkan. Namun begitu polisi datang dan memberi kepastian, mereka akhirnya mau diajak berdiskusi lebih tenang.
"Mereka berkumpul di kediaman terduga pelaku. Emosi warga memang tinggi karena merasa ditipu," jelas Alfian soal situasi yang sempat tegang itu.
Di hadapan para korban, Kapolres menegaskan komitmennya. Kasus ini akan diproses dengan serius. Tidak hanya oleh Polres Jakarta Timur, tapi juga dengan melibatkan Polres Jakarta Utara mengingat kompleksnya laporan.
"Kami akan berkolaborasi dengan Polres Jakarta Utara. Langkah hukum pasti kami ambil, dengan prinsip profesional dan transparan," tegasnya.
Untuk sekarang, kasus ini sudah resmi dilaporkan. Proses penyelidikan sedang digarap polisi untuk mengungkap kebenaran dan mencari keadilan bagi para korban.
Artikel Terkait
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Sulsel Berpotensi Hujan Sedang pada Kamis
Mahfud MD Ungkap Sembilan Masalah Kultur Polri, dari Kekerasan hingga Impunitas
Polda Riau Bongkar Perusakan Hutan Mangrove di Kepulauan Meranti, Sita Ribuan Karung Arang Bakau Ilegal
Arus Balik Penduduk: Makassar Alami Migrasi Keluar Tertinggi, Gowa dan Maros Jadi Tujuan Utama