paparnya.
Artinya, hampir 70% keselamatan bergantung pada kemampuan diri dan orang terdekat. Itu sebabnya, setiap anggota keluarga dari lansia, balita, hingga penyandang disabilitas harus paham ancaman di sekitar mereka.
Amien menambahkan satu poin krusial. Dalam bencana besar, isolasi adalah keniscayaan.
tegasnya.
Semua ini butuh sinergi. Pemerintah, komunitas lokal, dan sektor swasta harus bergandengan tangan. Ketangguhan tak bisa dibangun dalam semalam. Butuh edukasi berkelanjutan, latihan rutin, dan kolaborasi yang tulus.
pungkas Amien.
Sebagai institusi pendidikan, ITS berkomitmen mendukung upaya ini. Mereka aktif melalui riset, inovasi teknologi, dan program pemberdayaan masyarakat langsung. Upaya ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam menciptakan komunitas yang tangguh dan aksi nyata menghadapi perubahan iklim.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral