Duel Emosional Yuran dan Tavares Warnai Laga Persebaya Kontra PSM

- Rabu, 25 Februari 2026 | 13:31 WIB
Duel Emosional Yuran dan Tavares Warnai Laga Persebaya Kontra PSM

SURABAYA – Malam ini, Gelora Bung Tomo bakal jadi saksi sebuah duel yang sarat cerita. Bukan cuma soal tiga poin, tapi lebih dari itu: sebuah pertemuan penuh emosi antara mantan murid dan gurunya. Persebaya Surabaya akan berhadapan dengan PSM Makassar, dan di tengahnya ada dua nama: Yuran Fernandes, tembok raksasa Juku Eja, dan Bernardo Tavares, sang arsitek di bangku cadangan Persebaya.

Pertandingan yang digelar pukul 20.30 WIB ini jelas jadi ujian. Ujian taktik, mental, dan tentu saja, loyalitas. Siapa yang akan menang? Itu pertanyaan yang menggantung bagi semua penggemar.

Yang bikin cerita ini menarik, hubungan Yuran dan Tavares bukan hubungan biasa. Selama tiga setengah tahun lebih, mereka bekerja sama di PSM. Di bawah asuhan Tavares, Yuran berkembang. Bahkan, di musim pertamanya di Indonesia, pelatih asal Portugal itu langsung membawa PSM jadi juara liga. Hubungan mereka, kata Yuran, sudah seperti keluarga.

"Tavares melakukan pekerjaan yang sangat baik di PSM," ujar Yuran dalam konferensi pers, Selasa lalu.

Ia memuji dedikasi pelatihnya dulu, terutama soal keberaniannya memberikan kepercayaan ke pemain muda lokal. Tapi, semua rasa hormat dan ikatan itu akan ia tinggalkan di luar lapangan.

Saat peluit berbunyi nanti, hanya ada satu misi: menang untuk PSM.

"Namun untuk pertandingan besok, kita akan menjadi lawan selama 90 menit," tegasnya. Tavares adalah teman dekat, tapi kemenangan tim adalah harga mati. Mereka saling tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yuran paham betul filosofi permainan Tavares. Sebaliknya, Tavares juga hapal betul karakter bek berpostur hampir dua meter itu. Ini akan jadi permainan catur yang seru.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar