"Ini diperuntukkan menjadi tim kesehatan mobile di tiap-tiap provinsi yang independen," jelasnya lebih lanjut.
"Jadi dia tidak dibebani distribusi logistik. Tugasnya khusus: keliling ke tempat pengungsi, lakukan pemeriksaan untuk 3 hal yang saya sebutkan tadi," tambah Sjafrie.
Helikopter-heikopter tersebut diklaim sudah dilengkapi dengan awak pesawatnya. Namun begitu, masih ada yang kurang. Sjafrie berharap ada dukungan dari Kementerian Kesehatan, khususnya untuk menyediakan tenaga dokter.
"Kami mengharapkan bantuan dari Menteri Kesehatan," pintanya.
"Kalau bisa ada dokter, ini sangat membantu. Supaya mereka yang turun ke tempat-tempat pengungsi untuk pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan," pungkas Sjafrie menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Pemerintah Gandeng Ansor Jateng Garap Program Brigade Pangan
Gua Andulan di Luwu: Situs Pemakaman Adat yang Menyimpan Sejarah dan Tantangan
Polda Telusuri 86 CCTV untuk Ungkap Jejak Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Bank Sulselbar Siapkan 36 ATM di Bone untuk Arus Mudik Lebaran