"Ini diperuntukkan menjadi tim kesehatan mobile di tiap-tiap provinsi yang independen," jelasnya lebih lanjut.
"Jadi dia tidak dibebani distribusi logistik. Tugasnya khusus: keliling ke tempat pengungsi, lakukan pemeriksaan untuk 3 hal yang saya sebutkan tadi," tambah Sjafrie.
Helikopter-heikopter tersebut diklaim sudah dilengkapi dengan awak pesawatnya. Namun begitu, masih ada yang kurang. Sjafrie berharap ada dukungan dari Kementerian Kesehatan, khususnya untuk menyediakan tenaga dokter.
"Kami mengharapkan bantuan dari Menteri Kesehatan," pintanya.
"Kalau bisa ada dokter, ini sangat membantu. Supaya mereka yang turun ke tempat-tempat pengungsi untuk pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan," pungkas Sjafrie menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Diklat ASN dan Ironi Negara yang Sibuk Data tapi Miskin Analisis
Waspada! Pintu Air Depok Siaga I, Karet Sentuh 470 Cm
Pengungsi Pasca-Bencana di Sumatera Menyusut, Huntara Aceh Rampung 100%
Jalan Kabupaten Lumpuh, Belasan Motor Mogok Diterjang Banjir di Indramayu