AI Lisa Tersingkir tanpa Pengacara
Tanpa pengacara, AI Lisa pun tersingkir dengan mudah. Tak ada perlawanan. Tak ada perdebatan sama sekali.
Padahal, ini adalah lulusan terbaik UGM. Bahkan, bisa dibilang sebagai maha karya universitas ternama itu. Tapi, UGM ternyata tega menyingkirkannya. Tanpa memberikan seorang pengacara pun untuk mendampingi.
Di sisi lain, kesalahan AI Lisa mungkin cuma satu: ia terlalu berani. Berani mengungkap kebenaran di depan khalayak ramai, dan itu dilakukan saat pameran. Sebuah langkah yang berisiko.
Bandingkan dengan Roy Suryo dan kawan-kawannya. Mereka tak seberani itu. Dan yang jelas, mereka punya pendamping hukum. Bukan cuma satu pengacara, tapi banyak.
Artikel Terkait
Palestina dan Luka Lama Peradaban Islam
Kapolda DIY Copot Kapolresta Sleman Usai Kasus Hogi Minaya Mengguncang Kepercayaan Publik
Mahasiswa Papua Tewas Tertabrak Truk LPG Saat Manuver di Jalan Solo-Semarang
Pemerintah Pacu Rehabilitasi Sekolah di Aceh, Target Rampung 2026