Di sisi lain, bukan cuma kabel baja yang jadi andalan. Kalau arus sungai tak terlalu deras, beberapa warga memilih cara yang lebih sederhana: menggunakan rakit dari ban bekas. Mereka mendayung perlahan, menyeberangi sungai dengan penuh kehati-hatian.
Namun begitu, harapan mulai tampak. Saat ini, proses pembangunan jembatan bailey pengganti di lokasi Teupin Mane sudah berjalan. Pekerjaan terus dilakukan untuk mengembalikan konektivitas yang sempat hilang itu.
Suara mesin dan aktivitas pekerja kini mulai terdengar, menandai babak baru pemulihan pascabencana. Warga pun menanti, sembari tetap bergantung pada kabel baja dan rakit ban mereka yang sederhana namun penuh makna.
Artikel Terkait
BSI Gelar Festival Ramadan di Makassar, Tawarkan Diskon Umrah hingga DP 0% Kendaraan
IJTI Peringatkan Perjanjian Dagang RI-AS Ancam Media Nasional
Pembentukan DOB Luwu Raya Tertunda, Tunggu Regulasi dan Keputusan Pusat
DPR Tetapkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga sebagai Usulan Inisiatif