Rismon Hasiholan Sianipar akhirnya bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Pertemuan itu berlangsung di kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis sore kemarin. Rismon sendiri adalah tersangka dalam kasus yang sempat menghebohkan publik: tudingan ijazah palsu terhadap presiden.
Menurut keterangan dari ajudan, Rismon tiba sekitar pukul lima lebih sepuluh. Ia tak sendirian. Pengacaranya, Jahmada Girsang, turut mendampingi. Penampilannya sederhana, cuma kemeja hitam dipadu celana jeans. Setibanya di lokasi, mereka langsung masuk. Pertemuan berjalan tertutup, tanpa akses untuk wartawan yang menunggu.
Ajudan Presiden, AKBP Syarif Fitrianyash, membenarkan pertemuan tersebut.
"Iya, benar Rismon bertemu Pak Jokowi. Datangnya bersama pengacara," ujar Syarif, singkat.
Pertemuan ini punya latar belakang yang menarik. Sepekan sebelumnya, Rismon melalui kuasa hukumnya ternyata sudah mengajukan permohonan restorative justice atau RJ. Upaya ini diharapkan bisa menyelesaikan kasus hukum yang menjeratnya tanpa harus lewat proses pengadilan yang berbelit.
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannudin, sudah mengonfirmasi hal ini di hari sebelumnya.
"Jadi beberapa hari yang lalu, atau tepatnya seminggu lalu, saudara RHS bersama pengacaranya menyampaikan permohonan fasilitasi restorative justice kepada penyidik," jelas Iman kepada awak media.
Nah, pertemuan di Solo ini pun makin mengundang tanya. Apakah ada kaitannya dengan permohonan RJ tersebut? Untuk sekarang, belum ada penjelasan resmi lebih lanjut. Yang jelas, langkah Rismon menemui Jokowi secara langsung telah menambah dimensi baru dalam kasus yang sempat memanas ini.
Artikel Terkait
Direktur Utama Blueray Akui Beri Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute Akibat Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Piala Dunia 2026 Dibuka Spektakuler di Meksiko, El Niño Rekor Terkonfirmasi, dan Wabah Ebola di Kongo Kian Meluas
Rupiah Tembus Level Psikologis di Bawah Rp18.000 per Dolar AS Usai BI Naikkan Suku Bunga