Minggu pagi di kawasan CFD Bundaran HI terasa berbeda. Suasana riuh rendah dan semangat yang menggebu justru datang dari ribuan peserta jalan sehat yang mayoritas adalah penyandang disabilitas. Acara ini digelar Kementerian Sosial sebagai puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025.
Antusiasme mereka sudah terpancar sejak matahari terbit. Ada yang datang menggunakan kursi roda, ada yang bertongkat, beberapa didampingi. Tak sedikit yang langsung bernyanyi dan saling menyemangati sebelum start diberikan. Sekitar lima ribu orang hadir, berasal dari berbagai SLB, komunitas, dan organisasi perangkat daerah.
Rute funwalk dimulai dari Jalan Imam Bonjol, lalu bergerak ke arah Sarinah sebelum kembali ke titik awal. Di sepanjang lokasi, beberapa booth layanan dari Kemensos berdiri. Masyarakat bisa mengakses layanan alat bantu disabilitas atau konsultasi dengan juru bahasa isyarat di sana.
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, turun langsung membuka dan memimpin pelepasan peserta.
“Tema tahun ini adalah ‘Membangun masyarakat inklusif bagi penyandang disabilitas untuk mendorong kemajuan sosial.’ Dan kita ingin menyampaikan pesan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang seluas-luasnya untuk setara dalam berkarya dan juga berdaya tanpa batas,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Agus juga mengajak seluruh peserta untuk sejenak mengingat saudara-saudara di Sumatera dan Aceh yang sedang dilanda musibah banjir.
“Mari kita mendoakan mereka yang masih mengalami musibah, baik di Sumatera Utara, Aceh, maupun Sumatera Barat,” ucapnya.
Menurutnya, solidaritas untuk korban bencana sudah mengalir deras. Yang cukup menyentuh, perkumpulan penyandang disabilitas pun turut berkontribusi.
“Bentuk solidaritas itu nyata. Sampai Sabtu pagi, sumbangan dari berbagai kalangan, termasuk dari teman-teman disabilitas, sudah mencapai angka Rp 200 juta lebih,” jelas Agus.
Ia menutup sambutannya dengan harapan yang menggaung.
“Selamat Hari Disabilitas Internasional. Setara dan terus berkarya dan berdaya.”
Acara pun berlangsung meriah. Langkah-langkah mereka hari ini bukan sekadar jalan sehat, tapi juga pernyataan: bahwa semangat untuk setara dan berdaya benar-benar tak terbendung.
Artikel Terkait
João Félix Cetak Hattrick, Al Nassr Kalahkan Al Shabab 4-2
Kemenag Pastikan Pendidikan 252 Santri Ponpes di Pati Tetap Berlanjut Pasca Penutupan Akibat Kasus Pencabulan
Kapal Kargo Tabrak Perahu Nelayan di Perairan Kalianda, Satu Orang Hilang
Aston Villa Wajib Menang di Kandang demi Balas Defisit atas Nottingham Forest di Semifinal Liga Europa