Nah, sekarang kita mulai paham. Mungkin ini salah satu alasan kenapa bantuan pemerintah pusat terasa lambat sampai ke lokasi bencana di Sumatera. Kegiatan menempel stiker bergambar wajah calon tertentu di karung beras rupanya makan waktu juga. Ya, lucu sekaligus menyedihkan.
Bencana alam seharusnya bukan panggung politik. Pemilu masih lama, tapi sepertinya ada yang sudah tak sabar menjadikan duka orang lain sebagai ajang kampanye. Alih-alih meninggalkan kesan baik, bantuan berstiker seperti justru menurunkan kredibilitas. Jatuh kelas, jadi terlihat sama saja seperti politisi lain yang dianggap pencitra.
(Joko Intarto)
Artikel Terkait
IHSG Terkikis 1,61%, Analis Proyeksikan Koreksi Bisa Lanjut ke Level 6.745
Hetifah Sjaifudian Tegaskan AI Hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Jurnalis
DJP Catat Lebih dari 8 Juta Laporan SPT Tahunan 2025 Hingga Tenggat
Timnas Futsal Indonesia Umumkan 19 Pemain untuk Persiapan ASEAN Championship 2026