Nah, sekarang kita mulai paham. Mungkin ini salah satu alasan kenapa bantuan pemerintah pusat terasa lambat sampai ke lokasi bencana di Sumatera. Kegiatan menempel stiker bergambar wajah calon tertentu di karung beras rupanya makan waktu juga. Ya, lucu sekaligus menyedihkan.
Bencana alam seharusnya bukan panggung politik. Pemilu masih lama, tapi sepertinya ada yang sudah tak sabar menjadikan duka orang lain sebagai ajang kampanye. Alih-alih meninggalkan kesan baik, bantuan berstiker seperti justru menurunkan kredibilitas. Jatuh kelas, jadi terlihat sama saja seperti politisi lain yang dianggap pencitra.
(Joko Intarto)
Artikel Terkait
Toren Air Gratis untuk Warga Jakarta yang Kesulitan Air Bersih
Lemkapi Bongkar Upaya Adu Domba Kapolri dan Presiden Prabowo
Pernyataan Sampai Titik Darah Penghabisan Picu Ancaman Posisi Kapolri
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Tahuna, Getaran Terasa hingga Daratan