Nah, selain urusan genting, pemulihan sarana yang rusak sudah mulai dipikirkan. Jalan, jembatan, fasilitas publik semua harus diperbaiki agar denyut kehidupan warga bisa normal lagi. Transportasi dan pelayanan publik harus kembali lancar.
Di sisi lain, pemerintah juga waspada dengan ancaman cuaca ekstrem ke depan. Sistem pemantauan bakal diperketat. Dan seperti yang disinggung di awal, OMC menjadi salah satu senjata yang disiapkan. Intinya, antisipasi dilakukan agar bencana susulan bisa dicegah.
"Kita juga rencanakan untuk memonitor ramalan cuaca, dimungkinkan untuk ada operasi modifikasi cuaca di kawasan Subang dan sekitarnya jika berpotensi hujan,"
jelas Pratikno.
Memang, perhatian besar tengah tertuju ke bencana besar di Sumatra. Tapi Pratikno menegaskan, daerah lain yang kena musibah tidak boleh dilupakan. Komitmennya, respons harus merata dan cepat, di mana pun lokasinya.
Artikel Terkait
Bupati Bone Dorong Percepatan Program Perkebunan 2026, Fokus pada Hilirisasi Tebu
Macet Ekstrem Gilimanuk, Pemudik Diturunkan Paksa di Tengah Jalan
KontraS Soroti Penyerangan dengan Air Keras terhadap Wakil Koordinatornya
BMKG Prakirakan Makassar Mendung Sepanjang Hari, Waspada Hujan Ringan Dini Hari