Sandi menggambarkan mencekamnya situasi itu.
Lalu, dengan presisi yang mengandalkan insting dan pengalaman, helikopter pun ditahan pada posisinya. Mesin menderu, namun tetap stabil. Begitu warga melihat peluang, mereka segera menghampiri. Paket demi paket bantuan akhirnya bisa dijatuhkan oleh awak udara tepat ke tangan yang membutuhkan.
“Dengan manuver presisi, helikopter ditahan pada ketinggian rendah. Awak udara bersiaga, memastikan paket-paket bantuan jatuh tepat sasaran tanpa membahayakan warga. Keputusan ini bukan tanpa bahaya,” ujarnya menegaskan.
Operasi ini baru permulaan. Bantuan selanjutnya akan disalurkan bertahap, sangat bergantung pada cuaca dan medan yang tak bisa ditebak. Semuanya masih menunggu. Namun, setidaknya, manuver berani tadi telah membawa secercah harapan di tengah genangan.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral