Tapi ada catatan penting.
"Indonesia sudah menyatakan kesiapan mengirim pasukan. Tapi kita semua harus lihat dulu, harus ada kesepakatan internasional yang jelas," katanya.
Baginya, solusi dua negara harus jadi landasan utama sebelum aksi nyata dilakukan. Tanpa konsensus global soal mekanisme dan tujuan, semuanya jadi kurang greget.
"Prinsipnya kami siap. Saya yakin kami akan ikut Indonesia dalam upaya memberikan keamanan untuk Palestina. Tapi kami juga akan mengikuti suara komunitas internasional," tegas Al Dhaheri.
Dukungan luas dan mandat resmi, menurutnya, adalah kunci legitimasi. Tanpa itu, misi perdamaian bisa jadi tak efektif. "Syaratnya selalu itu. Solusi dua negara harus diakui PBB," pungkasnya.
Disarikan dari berbagai sumber.
Artikel Terkait
FC Groningen Kalahkan Ajax Amsterdam 3-1 dalam Kejutan Eredivisie
Imbang 3-3, PSM Makassar Tersendat di Posisi 13 Liga 1
Malut United dan PSM Makassar Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Penuh VAR
Nadiem Tegaskan Tak Beri Arahan Wajibkan Chromebook dalam Sidang Korupsi