"Penyebabnya ucapan dari sopir yang kasar atau bagaimana kita belum tahu persis. Kemungkinan pengendara roda dua tidak terima akhirnya memberhentikan truk tersebut," jelas Subarsana.
Setelah kejadian, kedua pihak sepakat datang ke Polsek Semin. Hasilnya? Mereka memilih jalur damai.
"Kedua belah pihak sepakat berdamai diselesaikan secara kekeluargaan," ucapnya lagi.
Jadi, kasus ini ditutup tanpa laporan polisi resmi. Mereka memilih berjabat tangan dan menyudahi persoalan di tempat, meninggalkan video yang viral sebagai pengingat betapa emosi di jalan bisa berakibat ricuh.
Artikel Terkait
Moving: Drama Superhero Korea yang Curi Perhatian dan Raih Daesang
Korban Penjambretan di Sleman Berbalik Jadi Tersangka Usai Kejar Pelaku
Dahlan Iskan Ungkap Kerugian Rp2 Triliun Akibat Guncangan Harga Batu Bara
Potret Pahit Pendidikan Indonesia: Skor TKA 2025 Buka Mata dan Jurang Antardaerah