Lampung Geh, Bandar Lampung
Menyongsong perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pemerintah provinsi Lampung mengklaim stok bahan pangan pokok dalam keadaan aman. Mereka bilang, semuanya terkendali.
Klaim ini punya dasarnya. Inflasi gabungan Lampung pada November tercatat tipis, cuma 0,36% secara bulanan. Secara kumulatif dari Januari, angkanya juga rendah, 0,66%.
Menurut Mulyadi Irsan, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, rendahnya inflasi tahun ini tak lepas dari fenomena deflasi yang cukup dalam pada Agustus lalu.
Jelas Mulyadi.
Nah, untuk beras komoditas yang paling banyak disorot keadaannya cukup menggembirakan. Produksi periode Oktober-Desember diprediksi mencapai 260 ribu ton lebih. Sementara kebutuhan untuk periode yang sama sekitar 227 ribu ton. Artinya, ada surplus sekitar 33 ribu ton.
Mulyadi yakin kondisi ini bakal membantu menjaga harga beras tetap stabil selama masa perayaan.
tambahnya.
Artikel Terkait
Tim SAR Taklukkan Tebing dan Kabut, Evakuasi Korban Kedua dari Reruntuhan Pesawat
Ingatan Mei 1998 Diuji di Meja Hijau, Menteri Digugat Atas Penyangkalan
Wali Kota Madiun Dijerat KPK, Dugaan Pungli dan Gratifikasi Tembus Rp 2,25 Miliar
Kumparan Gelar Live Road to, Siap Bagikan Hadiah Rp 99 Juta