Persoalan serupa juga terlihat di kawasan Pluit, tepatnya di Jalan Mandala Bahari. Lokasinya tak jauh dari tempat kapal-kapal bersandar. Meski genangannya nggak setinggi di Muara Angke, air rob tetap saja meluap hingga merambah Jalan Raya Pluit Karang Kayu Barat.
Sebenarnya, peringatan sudah lebih dulu disampaikan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah mengingatkan publik bahwa gelombang pasang diprediksi memuncak pada Jumat (5/12) pagi itu, sekitar pukul 09.00 WIB.
Pramono mengaku telah memerintahkan jajarannya, termasuk Dinas Sumber Daya Air dan BPBD, untuk bersiap. Langkah mitigasi difokuskan di wilayah-wilayah pesisir yang selalu jadi langganan banjir rob, seperti Muara Angke dan Marunda.
Ia menegaskan satu hal.
Sayangnya, peringatan dan persiapan itu rupanya belum cukup untuk mencegah air laut masuk ke rumah-rumah warga. Rob tetap datang, menggenangi, dan mengganggu aktivitas seperti biasa.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral