Pertemuan lima jam di Moskow antara Vladimir Putin dan utusan khusus AS, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner, ternyata tak membuahkan hasil. Kremlin dengan tegas menyatakan pembicaraan soal penghentian perang di Ukraina itu buntu. Padahal, kedua utusan itu datang dengan satu agenda utama: mencari jalan keluar dari konflik.
Namun begitu, tak lama setelah pertemuan itu, sikap Putin justru terlihat semakin keras. Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi India Today pada Kamis lalu, Presiden Rusia itu tak ragu lagi menyampaikan ancamannya. Targetnya jelas: seluruh wilayah Donbas di timur Ukraina.
Begitu kata Putin, seperti dilaporkan Al Jazeera. Pernyataan itu secara gamblang mengonfirmasi rencananya untuk merebut kawasan itu, dengan cara apapun.
Artikel Terkait
Kobaran Api Hanguskan Kapal di Pelabuhan Muara Baru, Asal Usul Masih Misterius
Sengketa Lahan Berujung Adu Senjata Angin di Padang Lawas Utara
Dua Kelarga Berdamai, Kasus Penganiayaan Anak di Warung Kelontong Ditutup
Uang Haram Sertifikasi K3 Dijadikan Uang Saku Pejabat Kemnaker