komen Inul Daratista. Dan masih banyak lagi cibiran serupa yang membanjiri kolom komentar.
Di sisi lain, aksi yang dimaksud adalah sebuah konten video yang beredar luas. Dalam video itu, Zulkifli Hasan terlihat sedang membagikan beras kepada warga di tengah hutan. Adegan inilah yang oleh banyak warganet dianggap sebagai upaya memperbaiki citra, terutama di tengah ingatan publik akan kebijakan hutan masa lalunya yang kontroversial.
Pemandangan seperti ini memang kerap memicu polemik. Di satu sisi, ada kegiatan sosial yang tampak. Namun begitu, publik sekarang makin kritis. Mereka tak mudah percaya pada tampilan luar, apalagi jika track record pelakunya punya catatan kelam yang bertolak belakang dengan aksi "baik" yang ditampilkan. Sentimen yang muncul lebih pada kejengkelan terhadap sikap yang dianggap tidak otentik.
Pada akhirnya, respons keras ini menunjukkan satu hal: masyarakat Indonesia semakin melek dan tak segan menyuarakan penilaiannya. Figur publik, terutama pejabat, dituntut untuk lebih konsisten antara kata dan perbuatan. Pencitraan yang dipaksakan justru berisiko memantik bumerang, seperti yang terjadi kali ini.
Artikel Terkait
Ormas Terlibat Korupsi Kemnaker, Pengacara Noel Janji Buka Semua di Sidang
Wali Kota Madiun Resmi Tersangka, Suap CSR Tembus Rp 2,25 Miliar
Malam Kelam di Lereng Bulusaraung: Tim SAR Bertahan Bersama Jenazah di Tengah Medan Ekstrem
Wali Kota Madiun Ditetapkan Tersangka KPK, Dugaan Pungli dan Gratifikasi Tembus Rp 2,2 Miliar