Jembatan Darurat Krueng Tingkem Akhirnya Beroperasi, Akses ke Banda Aceh Kembali Terhubung

- Minggu, 28 Desember 2025 | 14:00 WIB
Jembatan Darurat Krueng Tingkem Akhirnya Beroperasi, Akses ke Banda Aceh Kembali Terhubung

Akses ke Banda Aceh Kembali Dibuka, Jembatan Darurat Krueng Tingkem Beroperasi

Setelah hampir sebulan terputus, akses jalan menuju Banda Aceh lewat Kabupaten Bireuen akhirnya bisa dilalui lagi. Kementerian PU membuka jembatan darurat di Krueng Tingkem untuk umum mulai Sabtu lalu. Banjir bandang pada akhir November silam memang sempat membuat konektivitas di sana lumpuh total.

Pengerjaan jembatan ini tergolong cepat. Prosesnya dimulai tanggal 9 Desember dan selesai persis pada 27 Desember. Sebelum dibuka, jembatan ini tentu saja melewati uji beban. Yang menarik, peresmiannya juga diwarnai prosesi adat peusijuek yang dipimpin langsung oleh Abu Jafar, Pimpinan Dayah Nurul Fata Tingkeum Manyang.

Rakhman Taufik, Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian PU, menjelaskan bahwa ini adalah hasil kerja bareng banyak pihak.

“Ini merupakan kolaborasi dari Kementerian Pekerjaan Umum, TNI Angkatan Darat, terutama Kodam Iskandar Muda, serta penyedia jasa konstruksi PT Adhi Karya,”

Ya, selain Adhi Karya, TNI AD lewat Kodam Iskandar Muda turut memberikan dukungan penuh di lapangan.

Meski sudah bisa dilintasi, ada beberapa aturan ketat yang harus dipatuhi pengendara. Jembatan darurat ini punya kapasitas terbatas, hanya untuk kendaraan dengan beban maksimal 30 ton. Posisinya yang dibangun di atas jembatan lama yang rusak juga membuat clearance atau ruang bebas vertikalnya cuma empat meter.

Rakhman juga mengimbau hal penting lainnya.

“Kami mohon masyarakat tidak beriringan dan tidak berhenti di atas jembatan panel darurat ini,”

Imbauan itu jelas bukan tanpa alasan, mengingat konstruksinya yang bersifat sementara.

Di sisi lain, pekerjaan untuk solusi permanen sudah berjalan. Pembangunan jembatan tetap akan dilakukan paralel dengan operasi jembatan darurat ini. Saat ini, tim masih fokus pada penelitian tanah dan penyusunan desain teknik detailnya.

Lokasi pastinya masih dicari.

“Lokasi jembatan permanen masih dalam tahap desain. Kami melakukan pengukuran sekitar 150 meter ke kiri dan ke kanan untuk menentukan lokasi yang paling efektif dan efisien,”

Tak hanya Krueng Tingkem, perbaikan infrastruktur di jalur tengah Aceh terus digenjot. Dari delapan jembatan yang putus di rute Takengon-Bireuen, kabarnya enam sudah ditangani dengan alat berat. Dua sisanya? Untuk sementara, lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif agar arus barang dan orang tetap mengalir.

Langkah-langkah ini setidaknya bisa meredakan kesulitan warga. Meski masih darurat, kehadiran jembatan ini sudah dinanti-nanti.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar