Isu lain yang mencuat adalah dugaan keterlibatan tambang emas di Tapanuli Selatan, Sumut, dalam memperparah musibah banjir dan longsor. Menanggapi hal ini, Bahlil mengaku sudah turun langsung melihat kondisi di lapangan. Menurut penjelasannya, operasi tambang di lokasi tersebut bahkan sudah dihentikan sementara. Fokusnya kini lebih pada upaya penyaluran bantuan untuk korban.
"Nah, (Tambang) Martabe itu di Tapsel. Saya kemarin juga mengecek lokasi itu, di Martabe ini tambang emas. Kalinya, sungainya itu kan ada tiga," papar Bahlil.
Ia lantas membandingkan aliran sungai di sana. "Ada tiga kali gede, sama kali yang kena banjir ini kali yang sedangnya, yang tengah. Kali yang di Martabe ini yang paling kecil."
Meski begitu, proses evaluasi tetap berjalan. "Tim tambang tetap melakukan evaluasi sampai sekarang. Kemarin saya juga cek, tapi tim kami lagi mengecek sampai selesai baru kami memutuskan," pungkasnya menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Hoaks di Media Sosial: Jerat Hukum Keonaran dari Zaman Merdeka hingga Era Digital
Gerbong Penuh Penumpang Diserang, Ukraina Kecam Rusia Lakukan Teror di Rel Kereta
Syaban, Bulanku Kata Rasulullah: Jembatan Sunyi Menuju Ramadan
Ribuan Pejabat Serbu Sentul, Warga Diminta Waspadai Macet