HALLO.DEPOK.ID - Kematian tragis satu ekor Gajah Sumatra betina dalam kawasan hutan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, telah mengejutkan dan menyedihkan.
Temuan yang diduga akibat pembunuhan oleh pihak tidak bertanggung jawab membawa dampak serius pada keberlanjutan satwa liar.
Penemuan Bangkai Gajah dan Indikasi Pembunuhan
Pada 31 Desember 2023, konsorsium Bentang Seblat melaporkan penemuan satu ekor Gajah Sumatra mati di konsesi PT BAT, Bengkulu.
Lubang pada tengkorak bangkai gajah sebesar 1,5 cm diduga akibat tembakan senjata api, memberikan petunjuk tragis terkait peristiwa ini.
Ali Akbar, penanggung jawab Konsorsium Bentang Seblat, menekankan perlunya negara memberikan informasi lengkap dan segera bertindak terhadap kejahatan terhadap satwa gajah.
Pembunuhan semacam ini tidak hanya merugikan satwa liar tetapi juga merugikan ekosistem secara keseluruhan.
Baca Juga: Inspirasi Desain Pagar Rumah Sederhana: Menyatu dengan Konsep Minimalis
Lokasi Penemuan dan Peran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)
Artikel Terkait
Lima Desa di Aceh Masih Gelap Gulita Pascabencana, Tiang Listrik Roboh Berantakan
Pertemuan Solo: Skenario Terselubung di Balik Kunjungan Eggi-DHL ke Jokowi?
Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Targetkan 500 Ribu Siswa dari Keluarga Miskin
Ratusan Ton Bawang Ilegal Berbakteri Digagalkan di Gudang Semarang