“Bapaknya (Zulkifli Hasan) angkat karung beras ✅
Anaknya (Zita Anjani) bersihin lumpur ✅
PAN, PAN-nya PANTEKKKK,”
Ada juga yang sampai memohon. Intinya, mereka muak dengan drama yang dianggap pencitraan.
“Untuk para politisi maupun pejabat, pleaseeee ga usah ada adegan ngeruk lumpur, nenteng bantuan, atau peluk2 korban. Kerja aja yg bener tolong bgt ini mah, jijik liatnya 😭”
Video aksi Zita itu beredar luas, dan komentar-komentar pedas terus berdatangan. Sorotan terhadap keluarga ini sepertinya belum akan reda. Publik lagi-lagi disuguhi pertunjukan yang sama, di panggung yang berbeda. Mereka sudah lelah dengan sandiwara. Yang diminta sederhana: kerja nyata, bukan pencitraan yang dibuat-buat.
Artikel Terkait
Gerakan Rakyat Resmi Berkibar Jadi Partai, Sahrin Hamid Pimpin Transformasi
Harapan dan Doa di Pondok Bambu untuk Yoga, Korban Hilang Pesawat Maros
Dari Tunanetra Jadi Terapis Andalan, Andry Buktikan Disabilitas Bukan Halangan Berkarya
Puisi: Arsip Sunyi yang Menyimpan Kekecewaan Publik