Di Istana Negara, Jakarta, suasana Jumat sore itu tampak berbeda. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono tampak kompak. Mereka mengenakan kemeja putih, celana hitam, dan peci hitam. Pakaian yang seragam itu mereka kenakan untuk sebuah agenda penting: menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS.
Kedua pejabat itu menyerahkan zakat secara tunai. Usai menunaikan kewajiban, mereka saling berjabat tangan dengan para amil yang menerimanya. Rupanya, mereka tidak sendirian. Aksi serupa langsung diikuti oleh sejumlah menteri dan kepala lembaga lain dalam kabinet.
Menjelang sore, sekitar pukul empat, giliran Presiden Prabowo Subianto yang tampil. Di tempat yang sama, Kepala Negara menyerahkan sebuah kantong berisi zakat. Petugas BAZNAS pun menerimanya langsung. Presiden kemudian mengucapkan niat dan berdoa dengan khidmat.
Agenda zakat ini ternyata jadi pembuka sebelum acara inti. Tak lama setelahnya, Presiden langsung memimpin Sidang Kabinet Paripurna. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pentingnya momen tadi.
“Saudara-saudara kita juga hari ini telah memberi contoh dengan kita memberi zakat dan ini menunjukkan peran penting dari BAZNAS,”
kata Presiden Prabowo dalam sebuah keterangan tertulis yang dirilis keesokan harinya, Sabtu (14/3/2026).
Daftar pejabat yang turut serta ternyata panjang sekali. Selain Gus Ipul dan Agus Jabo, terlihat juga Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto hadir, begitu pula Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjuntak dan Wamenpora Taufik Hidayat juga tak ketinggalan.
Masih ada lagi. Eddy OS Hiariej yang menjabat Wakil Menteri Hukum turut hadir. Dari kalangan bisnis, CEO Danantara Rosan Roeslani pun terlihat. Kemudian, Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menko Pangan Zulkifli Hasan hadir memberi contoh. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga ada di sana.
Tak cuma itu. Tampak pula Wamen Perumahan Fahri Hamzah, Wamen Pertahanan Donny Ermawan, dan Menteri PU Dody Hanggodo. Dari lingkaran istana, hadir Kepala Staf Kepresidenan Qodari. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid pun menyempatkan diri untuk urusan yang satu ini.
Artikel Terkait
Jemaah Haji NTB yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Seorang Lansia Asal Bima Meninggal usai Dirawat dengan Suspek Pneumonia
Tiga Terdakwa Suap Bea Cukai Segera Hadapi Tuntutan Jaksa
Polisi Perairan Riau Salurkan Bantuan dan Buka Klinik Gratis di Desa Pesisir Bengkalis
Cuka Apel Bermanfaat untuk Keseimbangan Hormon dan Kesehatan Kulit Perempuan