Sidang Isbat 19 Maret Tentukan Kepastian Lebaran 2026

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:15 WIB
Sidang Isbat 19 Maret Tentukan Kepastian Lebaran 2026

Tanggal pasti Lebaran 2026? Pemerintah memang belum mengumumkannya. Tapi, jangan khawatir, jawabannya akan segera kita dapatkan. Sidang isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah rencananya digelar minggu depan.

Nah, soal sidang isbat ini, Kementerian Agama sudah menginformasikan jadwalnya. Sidang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta. Waktunya pada Kamis, 19 Maret 2026, mulai pukul 16.00 WIB.

Meski sidang belum digelar, pemerintah sebenarnya sudah punya perkiraan. Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang libur nasional dan Kalender Hijriah Indonesia, Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada tanggal 21 Maret. Tapi ya, ini baru perkiraan. Kepastiannya tetap tunggu sidang isbat.

Prediksi Peneliti BRIN: Kemungkinan Besar 21 Maret

Perkiraan pemerintah itu sejalan dengan analisis dari peneliti. Thomas Djamaluddin, peneliti astronomi dari BRIN, juga memprediksi Idul Fitri 1447 H berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026. Ia mendasarkan ini pada perhitungan posisi hilal.

Menurutnya, saat maghrib tanggal 19 Maret nanti di wilayah Asia Tenggara, hilal belum memenuhi syarat. Kriteria yang dipakai adalah ketentuan baru MABIMS, yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

"Fakta astronomi, pada saat Maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara, hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS, ditunjukkan pada kurva kuning yang melintasi Asia Tengah," jelas Thomas kepada wartawan, Selasa lalu.

Dengan kondisi itu, perhitungannya mengarah ke tanggal 21 Maret. Tapi Thomas menegaskan, semua masih harus menunggu keputusan sidang isbat.

"Maka 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026, akan menunggu keputusan sidang isbat," sambungnya.

Di sisi lain, ia juga mengungkap kemungkinan lain. Kalau pakai kriteria yang berbeda, hasilnya bisa lain. Misalnya dengan menggunakan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), posisi bulan sudah dianggap memenuhi syarat.

"Sedangkan menurut kriteria KHGT (kurva ungu), posisi bulan telah memenuhi kriteria dan ijtima' telah terjadi sebelum fajar di Selandia Baru," ujarnya.

"Maka menurut kriteria KHGT 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026," imbuh Thomas.

Rencana Libur Panjang yang Menjanjikan

Lalu, bagaimana dengan jadwal liburnya? Kalau merujuk pada SKB 3 Menteri, kita bakal dapat libur panjang yang cukup menarik. Pasalnya, libur Lebaran tahun depan berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Jadinya, rangkaian liburannya jadi panjang.

Berikut rincian yang sudah direncanakan:

  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi.
  • Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri.
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah.
  • Minggu, 22 Maret 2026: Libur Hari Raya Idul Fitri.
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri.
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri.

Jadi, siap-siap saja. Apapun hasil sidang isbat nanti, periode akhir Maret 2026 kemungkinan besar akan diwarnai dengan masa libur yang cukup panjang. Tinggal nunggu pengumuman resminya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar