Fakta ini cukup mengejutkan: gaji tukang sapu di kawasan industri PT IMIP, Morowali, ternyata sangat fantastis. Tapi, ada satu hal yang bikin banyak orang mengernyitkan dahi. Posisi tukang sapu itu justru diisi oleh tenaga kerja asing, khususnya dari China.
Menurut sejumlah saksi, angka yang disebutkan bukan main-main. Seorang mantan karyawan PT IMIP, yang kita sebut saja Mr. X, membongkar rahasia ini dalam sebuah wawancara. Dia mengaku tahu persis bahwa tukang sapu asal China itu digaji hingga Rp18 juta per bulan.
“TKA China itu digaji dengan pembayaran dua kali dalam satu bulan,” ujar Mr. X.
“Yakni, 50 persen untuk keluarga di China, dan sisanya untuk para pekerja TKA China di Indonesia.”
Wawancara eksklusif itu sendiri dilakukan oleh Aiman Witjaksono di acara Rakyat Bersuara, Selasa lalu. Kalau dihitung-hitung, gaji sebesar 8.000 Yuan itu setara dengan sekitar Rp18 juta, mengikuti kurs Yuan ke Rupiah yang berlaku.
Namun begitu, informasi ini tentu memantik pertanyaan. Bagaimana mungkin posisi yang secara umum dianggap biasa saja justru dibayar setinggi itu, dan justru diberikan kepada pekerja asing? Fenomena di Morowali ini seolah memberi gambaran lain tentang dinamika ketenagakerjaan di kawasan industri raksasa.
Di sisi lain, perbandingan gaji ini jelas menimbulkan diskusi tersendiri. Banyak yang penasaran dengan detail dan kebenaran cerita dari mulut ke mulut tersebut. Untuk itu, wawancara lengkap dengan Mr. X bisa disimak untuk mendapatkan konteks yang lebih utuh.
Artikel Terkait
Atletico Madrid vs Arsenal Imbang 1-1, Dua Gol Penalti Warnai Semifinal Liga Champions
Al-Nassr Perpanjang Rekor 20 Kemenangan Beruntun Usai Tekuk Al-Ahli 2-0
774 Pelanggaran Disiplin Terjadi di Kemenimipas, Bolos Kerja Mendominasi hingga 42 Pegawai Dipecat
Mentan Amran: Capaian Pangan Nasional Tak Lepas dari Peran TNI, Stok Beras Capai Rekor 5,12 Juta Ton