Jakarta Sebanyak 63 personel dari TNI, Polri, dan berbagai lembaga pemerintah lainnya baru saja menerima Brevet Kehormatan Setia Waspada. Penyematan langsung dilakukan oleh Komandan Paspampres (Danpaspampres), Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha, pada Kamis, 23 April 2026 lalu. Menurut unggahan di laman Instagram resmi PPID Paspampres, Rabu (29/4/2026), acara ini bukan sekadar seremoni biasa. Lebih dari itu, ini adalah bentuk kepercayaan, penghormatan, dan peneguhan ikrar bersama. Ikrarnya soal kesamaan visi, tujuan, semangat pengabdian, hingga tanggung jawab moral. Semua itu demi mendukung operasi pengamanan VVIP lewat kolaborasi dan sinergi yang kokoh antar-instansi. Dalam sambutannya, Edwin punya pesan yang cukup dalam. Menurut dia, bagi pasukan pengamanan presiden, setiap langkah adalah pertaruhan. Potensi ancaman terus berkembang. Bisa datang dari celah sekecil apa pun, kapan saja, tanpa aba-aba. “Kewaspadaan berarti melatih panca indra atas apa yang tidak terlihat, tidak terdengar, dan tidak terucap,” ujarnya. Ia menambahkan, kewaspadaan butuh kesiapsiagaan kolektif. Apalagi dalam menghadapi setiap potensi ancaman, tantangan, dan dinamika tugas yang ada. “Kesetiaan bagi kita adalah harga mati. Tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegas Edwin. Di sisi lain, Edwin menjelaskan bahwa Brevet Setia Waspada sejatinya adalah simbol kualifikasi khusus. Khusus bagi prajurit Paspampres yang mengemban tugas pengamanan VVIP langsung dari jarak dekat, setiap saat. Tugas sebesar itu menuntut profesionalisme tinggi dan kolaborasi erat dengan seluruh lembaga terkait. Para penerima brevet kehormatan ini, kata dia, dipilih bukan sembarangan. Ada dasar yang jelas: kesamaan visi, tujuan, dan dedikasi dalam menjamin kelancaran tugas pengamanan VVIP. Menurut Edwin, brevet ini juga dimaknai sebagai napas pengabdian. Peneguhan ikrar dan tanggung jawab moral bagi setiap penyandangnya. Mereka harus siap berdiri sebagai garda terdepan dalam melindungi pimpinan negara. “Ini bakti tertinggi. Siap menjadi Perisai Hidup yang menempatkan keselamatan objek VVIP di atas keselamatan pribadi,” ucapnya. Ia berharap, penganugerahan ini bisa membangun semangat, tekad, dan yang paling penting kerja sama serta sinergitas yang kokoh antar-instansi. Semua demi mendukung pelaksanaan tugas pengamanan VVIP ke depannya.
Artikel Terkait
Trump Murka, Proposal Iran soal Selat Hormuz Tak Sentuh Program Nuklir
Proposal Baru Iran Soal Selat Hormuz Dinilai Tak Bahas Nuklir, Perundingan dengan AS Makin Buntu
PSG Taklukkan Bayern 5-4 di Leg Pertama Semifinal, Luis Enrique Akui Timnya Sempat Keteteran
Proposal Iran soal Selat Hormuz Picu Ketegangan Baru, Trump Tolak Syarat Pencabutan Blokade