Ini kemudian mengantarkan pada satu fakta politik yang tak terbantahkan: ormas itu akhirnya dibubarkan oleh pemerintahan Jokowi. Bagi sebagian kalangan, keputusan pembubaran itu bukan sekadar kebijakan administratif. Mereka melihatnya lebih jauh. Banyak yang menyebutnya sebagai salah satu "dosa besar" dari periode kepemimpinan tersebut. Sebuah catatan sejarah yang, bagi mereka, tak boleh dilupakan.
Foto-foto yang beredar seolah ingin mengukuhkan kenangan itu. Ada gambar saat anggota TNI dan relawan FPI bahu-membahu mengevakuasi korban gempa dan tsunami di Palu. Lalu, ada pula potret relawan mereka yang sedang berjibaku di lokasi banjir. Setiap foto itu bercerita tentang aksi langsung di lapangan, jauh dari hiruk-pikuk retorika.
Memang, membicarakan FPI selalu kompleks. Namun begitu, cuitan dari Bung Iyut ini mengingatkan satu sisi yang sering tenggelam dalam debat panas: peran kemanusiaan mereka saat masyarakat terdampak bencana. Apapun pandangan politik seseorang, narasi tentang tim relawan yang datang paling awal dan pulang paling akhir itu, tetap menyisakan pertanyaan dan ruang untuk renungan.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan Indonesia di Board of Peace
KAMMI Sulsel Desak Pengusutan Tuntas Tewasnya Remaja Diduga Ditembak Oknum Polisi di Makassar
Presiden Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Jokowi, Megawati, dan SBY di Istana
Bekas Tambang Marmer di Maros Bertransformasi Jadi Destinasi Wisata Instagrammable