Ucap Mahyeldi. Suaranya, lewat tulisan itu, terasa berat.
Ia pun tak lupa meminta maaf. Bukan keputusan gampang, tapi ia merasa mustahil merayakan kebahagiaan pribadi sementara banyak warganya sedang berduka dan berjuang.
Di sisi lain, kabar dari BNPB sungguh memilukan. Data korban jiwa terus merangkak naik. Hingga Selasa, 2 Desember, angka korban meninggal di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah mencapai 604 orang. Lonjakan yang signifikan dari data sebelumnya yang tercatat 442 orang. Situasi inilah yang, tampaknya, semakin menguatkan langkah sang gubernur untuk memprioritaskan rakyatnya di atas segalanya.
Artikel Terkait
Penyidikan Polda Metro Jaya Dianggap Tunduk pada Perintah dari Solo, SP-3 Dinilai Cacat Hukum
Gol Tangan Gibran di Wamena: Insiden Kecil yang Picu Badai Kritik
Listrik Aceh Tamiang 98 Persen Pulih, Tim PLN Fokus Hidupkan Enam Desa Terakhir
Sopir Angkot Pamer Kemaluan, Aksi Mesum Terekam dan Viral