Banjir Bandang Sumatera Tewaskan 604 Jiwa, Solidaritas Warga Kumpulkan Rp5 Miliar dalam 3 Jam

- Selasa, 02 Desember 2025 | 07:40 WIB
Banjir Bandang Sumatera Tewaskan 604 Jiwa, Solidaritas Warga Kumpulkan Rp5 Miliar dalam 3 Jam

Duka menyelimuti Bumi Andalas. Wilayah-wilayah di Sumatera porak-poranda diterjang banjir bandang yang tak hanya merobohkan rumah-rumah, tapi juga memutus jalan dan membuat kebutuhan pokok nyaris mustahil didapat.

Angkanya sungguh memilukan. Hingga Senin, 1 Desember 2025, korban jiwa dilaporkan mencapai 604 orang. Ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi, sementara total warga yang terdampak diperkirakan menyentuh 1,5 juta jiwa.

Bayangkan saja, di tengah situasi seperti itu, hal-hal sederhana seperti nasi, baju kering, atau sebotol obat jadi barang mewah. Logistik pun macet total.

Nah, di saat status Bencana Nasional dari pemerintah masih ditunggu, gelombang solidaritas justru sudah meluap dari masyarakat sendiri. Gerakannya spontan dan cepat sekali.

Sorotan utama kali ini tertuju pada Ferry Irwandi. Aktivis muda yang dikenal lewat Malaka Project ini langsung turun tangan. Lewat siaran langsung dan seruan di media sosial, dia berhasil menggerakkan ribuan bahkan mungkin jutaan orang untuk ikut membantu.

Hasilnya? Luar biasa. Cuma dalam waktu tiga jam sejak penggalangan dana dibuka, terkumpul lebih dari 5 miliar rupiah!

Ferry sendiri tampak tak menyangka. Di akun Instagramnya yang diikuti lebih dari 3 juta orang, dia menuliskan rasa syukurnya di Selasa dini hari, 2 Desember 2025.

"3 jam livestreaming sudah terkumpul 5 miliar lebih! speechless terima kasih semua! maaf belum bisa menyebutkan satu per satu, sekali lagi terima kash 🙏🫡🥹"

"kita masih terus lanjut letsgoooo!!" tulisnya.

Inisiatif Ferry dan para relawan ini seperti mengingatkan kita pada satu hal: semangat "warga jaga warga" itu nyata adanya. Saat bencana datang tiba-tiba, seringkali tangan-tangan masyarakatlah yang bergerak lebih dahulu, mengalahkan lambatnya birokrasi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar