Senin siang (1/12) di Pantai Dona, Semadang, suasana tiba-tiba ramai. Bukan karena ombak atau debur pantai, melainkan kedatangan Presiden Prabowo Subianto yang tengah meninjau kondisi jembatan setempat. Cuaca terik tak menyurutkan antusiasme.
Begitu turun dari kendaraan, ia langsung dikerubungi. Warga berhamburan, berebut kesempatan untuk sekadar bersalaman. Bahkan ada yang memeluk dan mencium tangannya. Prabowo, dengan setelan safari krem yang dikenakannya, tampak santai merespons. Ia melayani permintaan foto dan jabat tangan dengan senyum khasnya.
Menurut sejumlah saksi, momen keakraban itu berlangsung cukup lama. Kerumunan warga seolah lupa bahwa orang nomor satu di Indonesia itu sedang dalam agenda kerja.
Agenda utamanya sendiri adalah meninjau Jembatan Pantai Dona yang terputus di bagian tengah. Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 11.55 WIB. Dari kejauhan, terlihat jelas garis polisi membatasi area yang rusak. Jembatan ini punya peran vital, menjadi penghubung tiga kecamatan: Lawe Alas, Tanoh Alas, dan Babul Rahmah.
Kerusakannya cukup parah. Jalur tengahnya putus total, memutus akses warga. Prabowo berdiri lama di tepi jembatan, memerhatikan dengan seksama. Ekspresinya serius, kontras dengan senyumnya tadi saat berbaur dengan masyarakat.
Di satu sisi, ada kehangatan saat ia bertemu warga. Di sisi lain, ada pekerjaan rumah yang menunggu: memperbaiki infrastruktur penting ini. Perjalanan singkat di Aceh Utara itu menyisakan dua gambaran yang jelas tentang seorang pemimpin: dekat dengan rakyat, namun juga punya beban tugas yang tidak ringan.
Artikel Terkait
PSM Makassar Mulai Bangkit di Papan Bawah, Ujian Berat Lawan Bali United Jadi Penentu
PSG Hajar Angers 3-0, Gol Cepat dan Dominasi Penuh Kokohkan Puncak Klasemen Ligue 1
Arsenal Kembali ke Puncak Klasemen Usai Kalahkan Newcastle 1-0 Berkat Gol Cepat Eze
Tim SAR Makassar Cari Perempuan 51 Tahun yang Tersesat di Hutan Palopo