Bencana datang lagi ke tanah Serambi Mekah. Hujan tak henti-hentinya mengguyur Aceh selama beberapa hari, dan akibatnya sunggah mengerikan: banjir bandang yang menghanyutkan segalanya. Pemerintah daerah melaporkan, empat kampung hilang lenyap seketika, seolah-olah dihapus dari peta.
Dalam sebuah rekaman video yang menyebar di media sosial, Gubernur Aceh Muzakir Manaf tampak tak kuasa menahan duka. Suaranya tergetar saat menyebut nama-nama kampung yang musnah oleh amukan air itu. Sawang, Jambuai, Bireun, dan Peusangan semua hilang tersapu arus besar di malam yang kelam.
"Hilang begitu saja," ujarnya, sambil mengusap mata yang berkaca-kaca. "Kita bahkan belum tahu terbawanya ke mana."
Ia menggambarkan kecepatan bencana itu. Hanya sekejap. Warga hampir tak punya waktu untuk lari, apalagi menyelamatkan harta benda. Semuanya terjadi dalam sekejap mata.
Artikel Terkait
Bone Siapkan Empat Bus Sekolah Ber-AC, Dikawal Satpol PP
Perantau Indonesia di Malaysia Rayakan Ramadan dengan Rindu dan Adaptasi Budaya
Cuaca Makassar Didominasi Berawan, Waspada Hujan Ringan Sporadis
Wolverhampton Wanderers Kalahkan Liverpool 2-1 dengan Gol Injury Time