Menurutnya, jeritan yang sama juga dirasakan warga di desanya, Halangan Julu. Mereka terisolasi, terputus dari bantuan.
Sebenarnya, akses menuju pusat kecamatan di Tukka biasanya hanya memakan waktu satu jam. Tapi sekarang? Semua terputus. Jalan di perbatasan Parsikaman menuju Sibolga ambruk. Yang dia harapkan cuma satu: jalan di perbatasan Parsikaman menuju Sitauis cepat-cepat dibuka agar warga tak lagi terkurung.
Sementara itu, upaya pembersihan terus dilakukan. Petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri berjibaku membersihkan material longsor dan tumpukan kayu gelondongan yang memblokir jalan. Beberapa alat berat seperti Beko Loader, Excavator, dan Long Arm dikerahkan untuk mempercepat proses. Di sisi lain, tenda-tenda pengungsian dari BNPB dan Kementerian Sosial sudah disiapkan di Kecamatan Sibalanga untuk menampung warga yang terdampak bencana ini.
Namun begitu, bagi mereka yang masih bertahan di dalam mobil, bantuan itu terasa masih jauh. Mereka menunggu, berharap jalan segera pulih, agar bisa kembali ke rumah masing-masing.
Artikel Terkait
Sassuolo Kalahkan Atalanta 2-1 dalam Laga Sengit Penuh Kartu Merah
Mahfud MD: Fikih adalah Produk Ijtihad, Boleh Berbeda Tafsir
DBMBK Sulsel Sebut Curah Hujan Tinggi Penyebab Kerusakan Dini Jalan Hertasning Makassar
Kapolri Lantik Brigjen Totok Suharyanto Pimpin Kakortas Tipidkor