Menurutnya, jeritan yang sama juga dirasakan warga di desanya, Halangan Julu. Mereka terisolasi, terputus dari bantuan.
Sebenarnya, akses menuju pusat kecamatan di Tukka biasanya hanya memakan waktu satu jam. Tapi sekarang? Semua terputus. Jalan di perbatasan Parsikaman menuju Sibolga ambruk. Yang dia harapkan cuma satu: jalan di perbatasan Parsikaman menuju Sitauis cepat-cepat dibuka agar warga tak lagi terkurung.
Sementara itu, upaya pembersihan terus dilakukan. Petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri berjibaku membersihkan material longsor dan tumpukan kayu gelondongan yang memblokir jalan. Beberapa alat berat seperti Beko Loader, Excavator, dan Long Arm dikerahkan untuk mempercepat proses. Di sisi lain, tenda-tenda pengungsian dari BNPB dan Kementerian Sosial sudah disiapkan di Kecamatan Sibalanga untuk menampung warga yang terdampak bencana ini.
Namun begitu, bagi mereka yang masih bertahan di dalam mobil, bantuan itu terasa masih jauh. Mereka menunggu, berharap jalan segera pulih, agar bisa kembali ke rumah masing-masing.
Artikel Terkait
Jalur Bawah Tanah Gaza: Empas Pejuang Hamas Tewas di Bumi yang Sudah Dikuasai Israel
Korban Tewas Banjir Sri Lanka Tembus 334 Jiwa, Terburuk Sejak Tsunami 2004
Bantuan Logistik 4 Ton Tiba, BNPB Genjot Distribusi ke Daerah Terisolir Aceh
Sesepuh NU Gelar Pertemuan Darurat, Desak Penyelesaian Konflik di Tubuh PBNU