Meski tak separah Tapanuli Selatan, Sibolga dan Tapanuli Tengah tetap merasakan dampaknya. Salah satunya, pasokan BBM yang terbatas. Warga terpaksa antre panjang untuk mendapatkannya.
Ucap Suharyanto.
Untuk mengatasi masalah listrik, BNPB berkoordinasi dengan PLN. Rencananya, suplai listrik sementara akan dialihkan menggunakan frekuensi rendah.
Terangnya. Saat ini, kedua daerah masih mengandalkan genset.
Harap Suharyanto.
Masalah lain yang masih berlangsung adalah ketersediaan air bersih. Sistem distribusi air sangat bergantung pada listrik. Belum lagi banyak pipa yang tertutup lumpur, sehingga normalisasi air bersih masih berjalan bertahap.
Tutur Suharyanto.
Tambahnya menutup penjelasan.
Artikel Terkait
DBMBK Sulsel Sebut Curah Hujan Tinggi Penyebab Kerusakan Dini Jalan Hertasning Makassar
Kapolri Lantik Brigjen Totok Suharyanto Pimpin Kakortas Tipidkor
Musisi AS Tuduh Serangan ke Iran sebagai Pengalihan dari Skandal Epstein
Pemimpin Tertinggi Iran Unggah Ayat Al-Quran, Bantah Klaim Kematian dari AS