✍🏻 Meilanie Buitenzorgy
Jadi gimana-gimana? Sudah paham kan, bahwa penjahat lingkungan itu lebih jahat dan lebih sadis daripada gabungan perampok, pembunuh, dan koruptor?
Bayangkan saja. Mereka merampok orang-orang miskin lewat perampasan lahan. Lalu, lewat bencana yang mereka picu, mereka memiskinkan orang-orang yang sudah susah itu. Bahkan, tak jarang nyawa melayang karena ulah mereka.
Di sisi lain, izin konsesi hutan seolah jadi barang dagangan. Dibagi-bagikan begitu saja pada para mafia tambang dan sawit yang notabene kerap menjadi pendukung setia di kala pemilu.
Tapi, siapa sebenarnya kasta tertinggi dalam kejahatan lingkungan ini? Bukan pejabat publik biasa yang gemar bagi-bagi konsesi, macam si Zul yang pernah diomeli Harrison Ford itu. Bukan juga para mafia tambang atau sawit yang bermain di belakang layar.
Ada yang lebih parah lagi, daya rusaknya jauh lebih dahsyat.
Yaitu pejabat publik yang sekaligus berperan sebagai pengusaha di bidang tambang dan sawit.
Artikel Terkait
Makam Tujuh Tahun Dibongkar, Tulang Belulang Almarhum Raib di TPU Serang
Bhutan: Ketika Sebuah Negara Memilih Jalan Kebahagiaan, Bukan Kecepatan
Di Balik Pangsit dan Ikan Utuh: Makna Tersembunyi Makanan Imlek yang Sarat Doa
Status Tersangka Eggi dan Damai Dicabut Usai Restorative Justice