Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki. Yang jelas, sang pengemudi mobil seorang ibu-ibu dikatakan akan bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi.
"Tidak ada korban jiwa, dan dia tidak ditangani karena meninggalkan STNK di warung itu. Itu yang bawa mobil ibu-ibu nanti mau bertanggung jawab untuk motor motor yang rusak itu," jelasnya.
Meski sempat meninggalkan STNK di lokasi kejadian, sang pengemudi menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Di sisi lain, pemilik motor yang jadi korban tampaknya bersikap tenang menunggu proses ganti rugi.
Artikel Terkait
Di Balik Jeruji Yordania, Remaja WNI Bergulat dengan Luka dan Obat Penenang
Sepi di Balik Rimbun Pisang: Kisah Mbah Srinah dan Rumah yang Tak Pernah Jadi Miliknya
Ibu Kota yang Tergerus, Rakyat yang Masih Tersenyum
Soto Ayam Program Sekolah Picu Keracunan Massal 261 Siswa di Mojokerto