Beredar kabar di media sosial yang cukup ramai, soal mobil listrik Tesla yang disebut-sebut jadi kendaraan dinas Pemkot Tangerang Selatan. Tapi, jangan langsung percaya. Pihak pemerintah kota sendiri sudah angkat bicara dan membantah habis-habisan informasi tersebut.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, dengan tegas menyatakan bahwa berita itu sama sekali tidak benar. Menurutnya, tidak pernah ada rencana, apalagi penganggaran untuk membeli mobil mewah semacam itu. "Kami pastikan informasi itu tidak benar," ujarnya.
Ia menegaskan hal itu pada Selasa (25/11).
"Kebijakan kami jelas: efisiensi, transparansi, dan penggunaan anggaran yang bertanggung jawab," tegas Benyamin.
Di sisi lain, Benyamin juga menjelaskan bahwa semua aset daerah, termasuk kendaraan operasional, dikelola berdasarkan aturan yang berlaku. Prosesnya pun diawasi ketat dan diperiksa secara rutin oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Sampai saat ini, tidak ada satu pun laporan resmi yang menyebutkan adanya mobil Tesla di lingkungan pemkot.
Ia pun berpesan agar masyarakat lebih hati-hati dan tidak gampang termakan informasi yang sumbernya tidak jelas. "Kami mengajak masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum membagikannya," imbuhnya.
"Pemkot Tangsel akan terbuka dan siap memberikan klarifikasi kapan pun dibutuhkan."
Pada akhirnya, Benyamin kembali menekankan komitmennya. Pemkot Tangsel, katanya, akan tetap berpegang pada prinsip akuntabilitas dan efisiensi. Setiap rupiah dari APBD harus benar-benar digunakan untuk kepentingan publik, bukan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif dan tidak perlu.
Artikel Terkait
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Jombang Berhenti Beroperasi Akibat Dana Operasional dari BGN Mandek
Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan Kemenangan Sempurna, Taklukkan Mozambik 1-0
WNA Singapura Ditemukan Tewas di Apartemen Batam Center, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Timnas Putri Indonesia Ditahan Imbang Kamboja di Laga Penutup FIFA Matchday