Pencarian selama delapan bulan yang melelahkan akhirnya berujung tragis. Alvaro ditemukan tewas, tinggal menyisakan kerangka, di Kali Cirewed, Bogor. Yang membuatnya lebih menyayat hati, terduga pelaku penculikan dan pembunuhan ini adalah Alex Iskandar, ayah tirinya sendiri.
Polisi mengungkap adanya motif balas dendam dari Alex terhadap istrinya. Dendam itulah yang diduga mendorongnya untuk menculik dan membunuh Alvaro, anak tirinya.
Detik-detik penculikan itu sungguh memilukan. Menurut penyelidikan, sepanjang perjalanan, Alvaro kecil terus menangis dan meminta untuk pulang. Alex yang panik mendengar tangisan korban, lantas menutup mulut anak itu hingga ia terengah-engah dan mulai lemas.
Kondisi Alvaro terus memburuk dan pada tanggal 9 Maret 2025, nyawanya tak tertolong lagi. Usai meninggal, jasadnya dibungkus dengan plastik hitam, lalu dibuang begitu saja dari sebuah jembatan di Tenjo, Bogor, mengakhiri riwayat singkatnya dengan cara yang amat menyedihkan.
Artikel Terkait
Brimob Tembak Warga di Tambang Ilegal Bombana, Empat Personel Diperiksa Propam
Iran Padamkan Internet, Tuding AS dan Israel Picu Kerusuhan dari Aksi Damai
Dentuman Kembali di Aleppo, 22 Nyawa Melayang dalam Bentrokan
Gaji Dua Digit: Simbol Prestasi atau Jerat Kecemasan?