Senin pagi (24/11) suasana di sekitar Gunung Merapi kembali tegang. Gunung yang membatasi Magelang dan Boyolali itu kembali menunjukkan aktivitasnya dengan meluncurkan awan panas guguran.
Menurut keterangan resmi dari Badan Geologi, peristiwa itu tercatat pada pukul 09:20 WIB. Amplitudonya mencapai 40 mm dan berlangsung cukup lama, sekitar 106 detik. Perkiraan jarak luncurannya sekitar 1,5 kilometer.
“Guguran mengarah ke barat daya hulu Kali Putih dan Krasak,” jelas Badan Geologi.
Melihat arah guguran yang mengarah ke Barat, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Situasinya memang perlu diawasi ketat.
Status Merapi saat ini masih berada di level SIAGA atau Level III. Ada beberapa rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi untuk mengantisipasi risiko lebih lanjut.
Artikel Terkait
Hikmahanto Juwana Soroti Kekacauan Global Pasca-Serangan AS ke Venezuela
Gus Ipul Buka Pintu Lebar untuk Koreksi Data Bansos
Mantan Menag Yaqut Siap Hadapi Proses Hukum, Kasus Kuota Haji Tembus Rp 1 Triliun
Korban Tewas Bencana Sumatera Tembus 1.182 Jiwa, 145 Masih Hilang