Selama 21 tahun, Seni hilang. Tak ada kabar, tak ada suara. Perempuan asal Temanggung, Jawa Tengah, ini baru bisa kembali berkomunikasi dengan keluarganya setelah dua dekade lebih terputus. Usianya kini 47 tahun.
Ismi, kakak Seni, masih ingat betul masa-masa awal adiknya berangkat. "Setahun awal masih ada kabarnya," kenang Ismi dalam bahasa Jawa, ditemui di rumahnya yang sederhana.
Mereka saling berkirim surat. Zaman dulu memang begitu belum ada HP yang memudahkan segalanya. Surat terakhir Seni tak berbeda dengan yang sebelumnya: sekadar kabar biasa, tanya kondisi keluarga di rumah, cerita keadaannya di Malaysia. Lalu, tiba-tiba, senyap.
Surat-surat yang dikirim keluarga tak pernah dibalas lagi. Ismi mengaku tak pernah menduga ada hal buruk menimpa adiknya. "Mestinya baik. Ngasih kabar gitu," ujarnya.
Namun begitu, setelah setahun berlalu, Seni seperti menghilang ditelan bumi. Keluarga berusaha mencari, tapi semua jalan seolah buntu.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP