"Keterangan dari keluarga sopir, yang bersangkutan sedang ada gangguan psikologis," jelas Dhanar lebih lanjut.
Melihat kondisi pelaku, polisi akhirnya memutuskan untuk tidak melakukan penilangan. Tapi ya, urusan dengan pengelola jalan tol tetap harus diselesaikan.
Dhanar menyebut pihaknya kini berkoordinasi dengan pengelola jalan tol. Tujuannya cuma satu: menagih biaya tol yang tertunggak dari sang sopir.
"Tindak lanjut kami koordinasi dengan pengelola tol untuk menagih biaya tertunggaknya saja," ungkapnya.
Jadi, meski aksinya sempat bikin geger, kasus ini tampaknya akan diselesaikan dengan cara yang cukup manusiawi.
Artikel Terkait
Dari Hatta hingga Gibran: Ironi Kualitas Wakil Presiden di Tengah Gelombang Literasi
Gelombang Kerusuhan Iran: IRGC Tuding Kelompok Teroris, Korban Jiwa Berjatuhan
Gempa 7,1 SR Guncang Talaud, Warga Panik Berlarian
Kiai Cholil Nafis Bela Pandji: Kritik Jenawanya Itu Seperti Dakwah