Isu Beasiswa LPDP Panas, Isyana dan Alyssa Ikut Buka Suara
Ribut-ribut soal penerima beasiswa LPDP memang lagi seru banget dibicarakan. Semua berawal dari video viral seorang alumni bernama Dwi yang komentarnya dianggap melecehkan Indonesia. Nah, karena statusnya sebagai penerima beasiswa LPDP, omongannya itu langsung jadi bahan kritik pedas di mana-mana. Warganet pada geram, gitu.
Gara-gara satu kasus itu, eh, malah merembet ke mana-mana. Banyak figur publik yang dituding sebagai alumni LPDP, padahal enggak. Situasinya jadi ricuh.
Di tengah keributan itu, Isyana Sarasvati muncul memberikan klarifikasi. Lewat Instagram story-nya, penyanyi yang terkenal dengan suara merdunya itu membantah keras rumor yang menyebut dirinya pernah dapat beasiswa dari LPDP.
"Halo teman-teman, saya ingin meluruskan pemberitaan yang kurang tepat mengenai saya sebagai penerima beasiswa LPDP. Saya ingin menegaskan, TIDAK PERNAH menerima beasiswa LPDP,"
Begitu bunyi pernyataan tegas Isyana. Dia ingin semuanya jelas, tidak ada salah paham.
Memang, kalau kita lihat track record pendidikannya, Isyana pernah dapat beasiswa penuh. Tapi bukan dari LPDP, melainkan dari Pemerintah Singapura. Beasiswa itu yang membiayai studinya di Royal College of Music (RCM) di London. Dan dia lulus dengan hasil yang memuaskan, cumlaude lagi. Jadi, sumber dananya sudah jelas beda.
Nah, ternyata bukan cuma Isyana. Aktris Alyssa Soebandono juga merasa perlu angkat bicara. Melalui unggahan di Instagram, istri Dude Harlino ini menyuarakan hal yang sama.
Dia menegaskan bahwa dirinya tak pernah sekalipun menerima bantuan dana pendidikan dari LPDP. Baik untuk S1 maupun S2.
"Saya ingin klarifikasi bahwa saya bukan penerima beasiswa LPDP. S1 saya di Monash University, Australia, dibiayai sendiri,"
Kata Alyssa, yang sekarang sudah ibu tiga anak itu. Gelar sarjananya di bidang Media Communication dari Monash University itu diraih dengan biaya pribadi, tanpa campur tangan LPDP.
Jadi, dua selebritas ini sama-sama membersihkan nama. Mereka ingin publik tahu fakta yang sebenarnya, agar tidak ikut terseret dalam pusaran kontroversi yang sedang terjadi. Kasus Dwi tadi memang bikin sensitif, jadi wajar saja kalau banyak yang langsung ingin meluruskan reputasi mereka.
Artikel Terkait
BULOG Hormati Aspirasi Petani Tebu Blora, Intensifkan Koordinasi Jaga Kelancaran Penyaluran Hasil
Prabowo, Megawati, dan Tokoh Nasional Lainnya Hadiri Pertemuan Sela Peringatan Hari Lahir Pancasila
Jimly Asshiddiqie Hadir di Pemakaman Ryamizard Ryacudu, Bersaksi soal Integritas dan Profesionalitas Almarhum
Jenderal IRGC: Kekalahan AS dalam Perang Lawan Iran Sudah Tak Terelakkan