Dari hasil penyelidikan, masing-masing pelaku punya peran. Ada yang jadi pengumpan, ada yang jadi eksekutor. Polisi berhasil menyita celurit yang dipakai untuk melukai korban. Satu pelaku, R, masih buron dan terus dikejar.
"Setiap laporan masyarakat langsung kami tindak secara cepat dan profesional. Ini bentuk peningkatan pelayanan publik dan konsistensi Polri dalam penegakan hukum," tegas Budi.
Di sisi lain, pengungkapan kasus ini diharapkan bisa memberi efek jera. "Pengungkapan cepat ini kembali menegaskan komitmen Polri untuk hadir secara sigap, tanggap, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Gus Yahya Tegaskan Sikap: Hukum Harus Jalan Meski untuk Saudara Sendiri
Bantuan Rp 600 Ribu Per Bulan Mulai Cair untuk Korban Bencana di Sumatera
Kripto dan Konglomerat: Ketika Uang Besar Masuk ke Dunia Tanpa Mata
KPK: Travel Haji Sudai Kembalikan Rp 100 Miliar dari Kasus Kuota